Kamis, 26 Maret 2015

Perkembangan Dan Klasifikasi Akuntansi Internasional

Dalam berkembangnya kesadaran terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan akuntansi dalam konteks global, para ahli ada yang berpendapat bahwa secara sistematis terdapat perbedaan pola perilaku akuntansi yang diterapkan di berbagai Negara. Hal ini dapat dilketahui dengan mengidentifikasi perbedaan dan kesamaan system akuntansi pada suatu Negara. Esensinya adalah bahwa klasifikasi akuntansi dan system pelaporan yang dipengaruhi seperti oleh masalah ekonomi dan politik.

Tujuan pengklasifikasian adalah:
• Dapat membantu mengetahui sejauh mana suatu sistem memiliki kesamaan dan perbedaan
• Bentuk-bentuk perkembangan sistem akuntansi suatu Negara dengan Negara lain serta kemungkinannya untuk berubah
• Alasan mengapa suatu sistem mempunyai pengaruh dominan dibandingkan dengan yang lain

Selasa, 24 Maret 2015

Akuntansi dalam Perspektif Global

Dalam dunia seperti ini, keputusan-keputusan operasi, investasi dan pendanaan pembiayaan diwarnai oleh implikasi-implikasi internasional. Dengan banyaknya keputusan yang berasal dari data-data akuntansi, pengetahuan mengenai isu-isu akuntansi internasional sangat penting untuk memperolah interpretasi dan pemahaman yang tepat dalam komunikasi bisnis internasional.
Dengan kata lain, saat ini akuntansi telah berkembang dalam tahap masa kedewasaannya menjadi suatu aspek integral dari bisnis dan keuangan global. Akuntansi harus tanggap terhadap kebutuhan masyarakat yang terus berubah dan harus mencerminkan kondisi budaya, ekonomi, hukum, sosial dan politik dari masyarakat tempat dia beroperasi. Dengan demikian akuntansi harus berada tetap dalam kedudukannya yang berguna secara teknis dan sosial. Pada suatu waktu, akuntansi lebih mirip sistem pencatatan bagi jasa-jasa perbankan tertentu dan bagi rencana pengumpulan pajak. Kemudian muncul pembukuan double entry untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan usaha perdagangan. Industrialisasi dan pembagian tenaga kerja memungkinkan dibuatnya analisa perilaku biaya dan adanya akuntansi manajerial. Munculnya perusahaan modern merangsang pelaporan keuangan dan auditing periodik.

Sabtu, 24 Januari 2015

Etika Dalam Kantor Akuntan Publik

A. Etika Bisnis Akuntan Publik
Bisnis yang sukses bukan hanya dilihat dari hasil usaha saja, melainkan juga dari perilaku Pelaku Bisnis dalam proses berbisnis. Etika dalam berbisnis merupakan pelengkap utama dari keberhasilan pelaku bisnis. Etika profesional dikeluarkan oleh organisasi bertujuan untuk mengatur perilaku para angota dalam menjalankan praktek profesinya. Etika profesi bagi praktek akuntan di Indonesia disebut dengan istilah kode etik dan dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia ( IAI ) ditambah dengan NPA dan SPAP. Etika, yang merupakan refleksi atas moralitas, adalah persoalan yang kompleks. Dalam bidang profesi akuntansi, praktik etika berlangsung baik karena keadaan dimensi individual akuntan maupun dimensi sosialnya. Dalam praktik akuntan publik, secara kolektif tindakan dan perilaku etis akuntan yang bekerja di kantor akuntan publik akan menggambarkan tindakan dan perilaku etis kantor akuntan publik (KAP) sebagai organisasi yang menaungi aktifitas profesionalnya.
Sebagai sebuah organisasi bisnis profesional, yang keberadaannya tergantung pada kepercayaan masyarakat, akuntan dan staf profesional di kantor akuntan publik secara taken for granted harus mengedepankan etika. Sehingga dalam praktik di organisasi KAP, akomodasi etika profesi di dalamnya menjadi sesuatu yang sangat penting untuk diperhatikan. Keberadaan etika profesi dimaksudkan sebagai pemenuhan karakteristik profesionalisme akuntan sebagai sebuah profesi. Tetapi dalam realitasnya tentu individu akuntan dan KAP mempunyai pola-pola tertentu yang unik dalam batasan otonomisnya dalam mempraktikkan etika profesi tersebut. Demikian pula bahwa praktik profesional di kalangan profesi akuntan tidaklah terlepas dan saling mengkait dengan keberadaan dan keadaan berbagai institusi bisnis dan sosial lainnya.

Kamis, 25 Desember 2014

Isu Etika Signifikan Dalam Dunia Bisnis Dan Profesi

Secara sederhana etika bisnis dapat diartikan sebagai suatu aturan main yang tidak mengikat karena bukan hukum. Tetapi harus diingat dalam praktek bisnis sehari-hari, etika bisnis dapat menjadi batasan bagi aktivitas bisnis yang dijalankan. Etika bisnis sangat penting mengingat dunia usaha tidak lepas dari elemen-elemen lainnya. Keberadaan usaha pada hakikatnya adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Bisnis tidak hanya mempunyai hubungan dengan orang-orang maupun badan hukum sebagai pemasok, pembeli, penyalur, pemakai dan lain-lain. Sebagai bagian dari masyarakat, tentu bisnis tunduk pada norma-norma yang ada pada masyarakat.

Jumat, 14 November 2014

Tugas 2 - Etika Profesi Akuntansi

I. Etika dalam Auditing

Auditing adalah suatu proses sistematis dan kritis yang dilakukan oleh pihak yang independen untuk menghimpun dan mengevaluasi bukti secara obyektif mengenai asersi-asersi tentang berbagai dan kejadian ekonomi (informasi) dengan tujuan untuk menetapkan dan melaporkan tingkat kesesuaian antara asersi-asersi (informasi) tersebut dengan kriteria yang ditetapkan, serta menyampaikan hasilnya kepada para pemakai yang berkepentingan. Menurut Arens, Elder, Beasley, dan Jusuf (2010:4) audiingadalah sebagai berikut: “Auditing is the accumulation and evaluation of evidence about information to determine and report on the degree of correspondence between the information and established criteria.Auditing should be done by a competent, independent person”. Artinya auditing adalah pengumpulan dan penilaian bukti mengenai informasi untuk menentukan dan melaporkan tingkat kesesuaian antara informasi tersebut dan kriteria yang ditetapkan. Auditing harus dilakukan oleh orang yang kompeten dan independen. Etika adalah refleksi dari apa yang disebut dengan “self control”, karena segala sesuatunya dibuat dan diterapkan dari dan untuk kepenringan kelompok social (profesi) itu sendiri.

Sabtu, 18 Oktober 2014

Tugas 1 - Etika Profesi Akuntansi

1. PENGERTIAN DAN TEORI ETIKA

Pengertian Etika
Etika (Yunani Kuno: "ethikos", berarti "timbul dari kebiasaan") adalah sebuah sesuatu di mana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab. Etika dimulai bila manusia merefleksikan unsur-unsur etis dalam pendapat-pendapat spontan kita. Kebutuhan akan refleksi itu akan kita rasakan, antara lain karena pendapat etis kita tidak jarang berbeda dengan pendapat orang lain. Untuk itulah diperlukan etika, yaitu untuk mencari tahu apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia.
Prinsip ini mendasari segala sesuatu yang mencakup penikmatan rasa senang terhadap keindahan. Berdasarkan prinsip ini, manusia memperhatikan nilai-nilai keindahan dan ingin menampakkan sesuatu yang indah dalam perilakunya. Misalnya dalam berpakaian, penataan ruang, dan sebagainya sehingga membuatnya lebih bersemangat untuk bekerja. Prinsip ini mendasari perilaku individu untuk selalu berupaya berbuat kebaikan dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Prinsip ini biasanya berkenaan dengan nilai-nilai kemanusiaan seperti hormat- menghormati, kasih sayang, membantu orang lain, dan sebagainya. Manusia pada hakikatnya selalu ingin berbuat baik, karena dengan berbuat baik dia akan dapat diterima oleh lingkungannya.

Sabtu, 03 Mei 2014

TUGAS 2


NAMA           : SHIFA FAUZIYAH
NPM              : 28211256
KELAS          : 3EB07
A.      Cross out the <e> in the <ed> ending whenever it is not pronounced
1.       Blinked                    = Blink
2.       Improved                 = Improve
3.       Pointed                    = Point
4.       Opened                    = Open
5.       Attached                  = Attach
6.       Allowed                   = Allow
7.       Avoided                   = Avoid
8.       Charged                   = Charge
9.       Omitted                   = Omitt
10.   Handicapped           = Handicap
11.   Discovered               = Discover
12.   Delighted                 = Delight

B.       Adiding a Syllable. Answer the following questions using the past tense of the verb followed by to and another verb. Do not release the /t/ or/ d/ before to, but say the sequence /tt/ or /dt/ together (need to / needed to/)
1.      When did he need to come? He needed to come yesterday
2.      What did she want to do? She wanted to her homework
3.      Where did they decide to go? They decided to go to New York
4.      What did she start to do? She started to study
5.      When did he expect to be there? He expected to he there on Sunday
6.      When did they intend to arrive? They intended to arrived tomorrow
7.      When did you start to learn English? I started to learn English one year ago
8.      Why did you want to come to the United States? I wanted to come the Hongkong because I wanna to meet the members of Disney Land
9.      When did you decide to come here? I decided to come on 09 P.M
10.  When did you need to apply for a visa? I needed to apply a visa when I wanna go to New York
11.  What did you hate to do when you were a child? I hated to do drool when a child

C.      Adding a Syllable. Answer the following questions using the past tense of the verb. Don’t drop medial /t/: started doesn’t sound the same as starred.
1.      When did you start looking for an apartment? I started looking for an apartment yesterday
2.      What did your advisor suggest doing? My advisor suggested doing something right
3.      What did you end up telling your advisor? I ended up telling my advisor that I’m agree
4.      How did your roommate first treat you? My roommate first treated me because she was there
5.      Who did you visit over the weekend? I visited my grandfather over the weekend
6.      How did your mother sound over the phone? My mother sounded smooth over the phone
7.      How many times did your teacher repeat the instructions? My teacher repeated the instructions twice
8.      Who did the teacher point at? The teacher pointed at the end
9.      What did you avoid doing over the weekend? I avoided doing sleep all the day over the weekend
10.  How long did you attend high school? I attended high school for three years.

F.       Change the following verba to the past tense. Write /id/ (extra syllable), /t/, or /d/ to show how to pronounce the past tense <ed> ending. (Optional: Put each word in a short sentence).
1.      Open             = Opened /t/
2.      Refuse           = Refused /d/
3.      Attend          = Attended /ed/
4.      Climb            = Climbed /d/
5.      Persuade       = Persuaded /ed/
6.      Prefer           = Prefered /ed/
7.      Hurry            = Hurried /t/
8.      Charge          = Charged /ed/
9.      Arrive            = Arrived /t/
10.  Last               = Lasted /ed/
11.  Correct          = Corrected /ed/
12.  Relax             = Relaxed /t/
13.  Hope             = Hoped /d/
14.  Enjoy             = Enjoyed
15.  Relate            = Related /d/
16.  Remember     = Remembered /t/
17.  Control          = Controled /d/
18.  As                 = As
19.  Pretend         = Pretended /ed/
20.  Die                = Died /d/
21.  Shout            = Shouted /ed/
22.  Watch           = Watched /t/
23.  Explain          = Expalined /t/
24.  Sew               = Sewed /t/
25.  Slip                = Sliped /t/
26.  Exchange      = Exchanged /t/
27.  Remind         = Reminded /ed/
28.  Hug               = Hugged /ed/